Pornografi

Polisi Sita Ratusan Keping VCD Porno

Kompas.com - 16/06/2010, 13:25 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Industri Perdagangan (Sat Indag) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah Metro Jaya menyita ratusan keping cakram video porno saat razia di kawasan Gajah Mada, Tamansari, Jakarta Barat.

"Kita juga sita VCD porno mirip artis," kata Kepala Satuan Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Sandy Nugroho di Jakarta, Rabu (16/6/2010).

Menurut dia, polisi menyita barang bukti berupa 481 keping DVD bajakan bintang film luar negeri, 259 keping DVD porno, 10 keping DVD porno bintang film mirip Luna Maya-Ariel, 10 keping DVD porno bintang film mirip Cut Tari-Ariel, uang tunai sebesar Rp255.000 dan 85 lembar cover VCD.

Selain itu, penyidik juga mengamankan dua tersangka yang diduga mengedarkan, yakni Slamet Bachtiar dan Lymchwan Samosir. Sandy menuturkan razia yang dilakukan pada Selasa malam itu, untuk mengantisipasi peredaran video mirip artis ibukota yang saat ini marak beredar.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Boy Rafli Amar mengatakan kedua tersangka diduga dengan sengaja mengedarkan, memperbanyak, menggandakan dan memperjualbelikan tanpa seijin pemilik hak cipta.

Sebelumnya, aparat Polres Jakarta Barat juga telah melakukan razia ke sejumlah pedagang DVD di kawasan Glodok, pekan lalu. Polres Jakarta Barat menyita sebanyak 17 ribu keping VCD dan DVD porno dari lima pedagang di bawah Jembatan Glodok dan Jalan Hayam Wuruk, Taman Sari dan 500 keping kaset video porno mirip artis ibukota di pertokoan Harco Glodok, Jakarta Barat, serta mengamankan tiga pengedar, yakni berinisial AP (29), SNG (28) dan TPL (30).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau